Senin, 08 September 2008

Ada dua sahabat Li & Zhang sedang berbincang-bincang di kedai minum. Tiba-tiba lewat seorang wanita cantik.

Lalu Zhang berucap : "Betapa cantik dan menggairahkan wanita itu."
Li : "Jangan kurang ajar, dia tunangan Da Niu."

Zhang : "Da Niu? Mengapa orang miskin jelek itu mendapatkan wanita secantik dia sebagai istrinya? Bunga yang indah dalam kubangan kerbau, betapa tidak serasinya pasangan itu!"

Li : "Kamu tidak boleh bicara seperti itu Kakak Zhang. Da Niu telah menjadi teman kita sejak kanak-kanak."

Setelah wanita itu pergi, kedua sahabat itu melanjutkan makannya. Beberapa hari kemudian, mereka bertemu lagi.

Zhang : "Buru-buru sekali, mau kemana Kakak Li?
Li : "Saya dengar Da Niu terjatuh dan kakinya patah. Mari kita tengok dia."

Zhang : "Benarkah? Ha..ha..ha.. Sekarang dia tidak bisa menikah."

Li : "Saya tidak pernah mengharapkan kamu bicara sekasar itu. Bagaimana orang lain menganggapmu sebagai teman?"

Zhang : "Saya telah kehilangan teman terakhir."

Pesan Moral:
Jangan iri jika orang lain mendapatkan keberuntungan.
Perasaan ini dapat merenggut sifat-sifat baik.
Jangan merasa senang dengan kemalangan orang lain.
Mental seperti itu akan membuat Anda kehilangan kebaikan hati Anda yang alami.

(Sumber: "The Chinese Code of Success, Prinsip Keseimbangan Hidup
Sukses")